107 Kata-Kata Sedih Menyentuh Luapan Makna Hati

Kata-Kata Sedih – Dalam menjalani hidup, ada kalanya kita berasa senang namun kadang merasa sedih juga. Saat merasa sedih ini tak jarang membuat diri terpuruk menangi sendirian.

Namun jangan disimpan sendirian, ada baiknya rasa sedih ini dibagikan kepada orang yang dipercaya untuk melegakan hati yang kecewa.

Tapi jika tak ada orang yang bisa kamu percaya, kamu bisa luapkan dalam bentuk tulisan. Kamu bisa menulisnya dalam dairy ataupun media lainnya yang dapat membuatmu lebih nyaman.

Tak sedikit orang-orang yang meluapkannya dalam bentuk tulisan bahkan merangkumnya dalam sebuah kata-kata sedih yang menyentuh.

Seperti kata-kata sedih ini nih, memiliki makna mendalam dan menyentuh. Sebuah luapan hati yang galau, terluka dan kecewa dalam bentuk tulisan.

Baca juga: 120 Pantun Nasehat untuk Memberi Pesan dengan Menyenangkan

Kata-Kata Sedih Menyentuh Luapan Makna Hati

1. “Beberapa dari kita berpikir bahwa bertahan akan membuat kita kuat, padahal terkadang melepaskanlah yang membuat kita kuat.” – Herman Hesse

2. “Aku tidak sabar menunggu hari ketika aku akhirnya bisa merasa damai dan tidak merasakan begitu banyak rasa sakit dalam diriku.”

3. “Pertama, terimalah kesedihan. Sadarilah bahwa tanpa kalah, menang tidaklah terlalu bagus.” – Alyssa Milano.

4. “Kamu tak bisa mencintai orang sebesar kamu merindukannya.” – John Green, An Abundance of Katherines

5. “Aku tidak lelah, aku hanya tidak ingin bangun.”

6. “Beberapa hari hanyalah hari yang buruk, itu saja. Kamu harus mengalami kesedihan untuk mengetahui kebahagiaan, dan saya mengingatkan diri saya sendiri bahwa tidak setiap hari akan menjadi hari yang baik, begitulah adanya!” – Dita Von Teese.

7. “Aku tidak kehilangan teman, aku hanya baru tersadar kalau memang tidak pernah memilikinya.” – Anonim

8. “Sangat sulit untuk melupakan seseorang yang telah memberimu begitu banyak kenangan.”

9. “Salah satu perlindungan dari kekecewaan adalah memiliki kesibukan.” – Alain de Botton.

10. “Teman juga bisa menyakiti hatimu.” – Olivia O’Brien

11. “Karena dalam mendambakan kesenangan atau dalam merawat rasa sakit, hanya ada kesedihan.”

12. “Proses pendewasaan dalam hidup ini adalah melalui ujian-ujian yang terjadi dalam hidup.” – anonim.

13. “Bukannya menjauh. Aku hanya berjalan ke sisi yang berbeda, sebagai teman biasa.” – Jouska

14. “Aku tidak menangis ketika kamu meninggalkanku, aku menangis ketika kamu tidak datang.”

15. “Ketika kamu merasa sangat terluka atas sikap orang lain, maka berdoalah kepada Tuhan agar kamu tidak berbuat seperti apa yang telah dilakukannya.” – anonim.

16. “Aku tidak sedih saat kamu berbohong padaku. Aku sedih karena mulai sekarang aku tak bisa lagi mempercayaimu.” – Friedrich Nietzche

17. “Aku berharap aku bisa memuntahkan semua rasa sakit ini.”

18. “Setiap kali orang bertanya apakah aku baik-baik saja, hal ini semakin mengingatkan bahwa aku tidak baik-baik saja.” – anonim.

19. “Setiap kali kamu berbohong, itu akan membawaku selangkah lebih maju untuk mengucapkan selamat tinggal.”

20. “Hal yang paling menyedihkan adalah ketika kamu ‘merasa sedih’, kamu melihat sekeliling dan menyadari bahwa tidak ada bahu untukmu bersandar.”

21. “Banyak hal berubah. Dan teman-teman pergi. Hidup tidak berhenti untuk siapa pun.” – Stephen Chbosky.

22. “Hanya ada dua orang yang bisa kamu bohongi, yaitu polisi dan pacarmu.” – Jack Nicholson

23. “Saya biasanya orang yang kuat tetapi, apakah kamu tahu apa yang membuat saya menangis? Saat saya memberikan yang terbaik dan masih merasa tidak berguna.”

24. “Saat kamu merasakan sakit, ingatlah itu sebagau pertanda bahwa dosa-dosamu makin berkurang.” – anonim.

25. “Jangan menangis karena semua itu telah usai, tersenyumlah karena hal itu terjadi.” – Dr. Seuss

26. “Perasaan perpisahan adalah rasa sakit terburuk yang bisa aku rasakan.”

27. “Sakit sekali rasanya ketika sudah melakukan yang terbaik, tapi ternyata masih tidak cukup.” – anonim.

28. “Apapun yang sedang kamu cari tidak akan datang dalam bentuk yang kamu harapkan.” – Haruki Murakami

29. “Keheninganku hanyalah kata lain untuk rasa sakitku.”

30. “Kata ‘bahagia’ akan kehilangan artinya jika tidak diimbangi dengan kesedihan.” – Carl Jung.

31. “Aku merindukanmu setiap hari. Ya, aku tahu sudah terlambat. Kumohon kembalilah seolah-olah tidak ada yang terjadi.”

32. “Terkadang, menangis adalah satu-satunya cara matamu berbicara ketika mulutmu tidak bisa menjelaskan betapa hancurnya hatimu.”

33. “Dinding yang kita bangun di sekitar kita dibuat untuk menahan kesedihan, juga menahan kegembiraan.” – Jim Rohn.

(foto: pexel/bobprice)

34. “Ada suatu saat kita tidak dapat memilih yang terbaik. Ada suatu saat di mana kita berbuat kesalahan dan hidup dalam kenangan penuh penyesalan.”

35. “Terkadang kamu harus bisa mendengarkan diri sendiri dan baik-baik saja tanpa ada orang lain yang mengerti.”

36. “Setiap orang memiliki rahasia dukacita yang tidak diketahui dunia; dan sering kali kita menyebut seseorang dingin, padahal dia hanya sedih.” – Henry Wadsworth Longfellow.

37. “Ini menyakitkan, tapi aku baik-baik saja. Aku sudah terbiasa dengan itu.” – Anonim

38. “Aku senang, tapi sedih. Aku mencintaimu, tapi aku membencimu. Aku lelah, tapi tidak. Aku baik-baik saja, tapi tidak juga. Aku tidak bisa berbicara denganmu, tetapi aku tidak bisa tidak berbicara denganmu.”

39. “Saat-saat indah hari ini merupakan saat-saat sedih di masa depan.” – Bob Marley.

40. “Aku tidak membencimu. Aku hanya kehilangan rasa hormatku untukmu.” – Anonim

41. “Hanya karena seseorang menginginkanmu, bukan berarti mereka menghargaimu.”

42. “Kesedihan hanyalah sebuah tembok di antara dua taman.” – Khalil Gibran.

43. “Jika mereka sering melakukannya, itu bukanlah kesalahan; itu hanyalah kebiasaan mereka.” – Dr. Steve Maraboli

44. “Aku tidak merasakan apa-apa, aku benar-benar kosong sekarang. Itu membuatku depresi.”

45. “Jangan pernah membandingkan dirimu dengan orang lain, karena mereka tidak tahu saat burukmu dan kamu pun tidak tahu tentang mereka.” – anonim.

46. “Kepercayaan dari seseorang yang tak bersalah adalah alat yang paling berguna bagi seorang pembohong.” – Stephen King

47. “Mereka hanya bertanya bagaimana kabarmu? Kamu memberi tahu mereka bahwa kamu baik-baik saja, tetapi kamu tidak benar-benar baik-baik saja.”

48. “Biarlah jiwaku tersenyum melalui hatiku dan hatiku tersenyum melalui mataku, agar aku dapat menyebarkan senyuman di dalam hati yang sedih.” – Paramahansa Yogananda.

49. “Barangkali kau yang tak pernah mau belajar dan enggan mengakui bahwa sikapmu memang salah.” – Boy Chandra

50. “Aku akan senang untuk memberitahu kamu bagaimana perasaanku. Aku hanya takut kamu tidak merasakan hal yang sama.”

51. “Air mata yang menetes untuk orang lain bukanlah pertanda kelemahan. Tetapi, itu adalah tanda hati yang murni.” – José N. Harris.

52. “Lebih baik menjadi kesepian daripada dipermainkan oleh orang yang salah.” – Anonim

53. “Waktu terasa lambat ketika kamu menunggu, waktu terasa cepat ketika kamu terlambat, waktu sangat mematikan ketika kamu sedih.”

54. “Aku berharap dapat memberikan rasa sakitku hanya untuk sesaat, sehingga kamu bisa memahami betapa kamu menyakitiku.” – Mohsen El-guindy.

55. “Aku tak ingin mematahkan hati orang lain, tapi kamu tak bisa mengendalikan hal itu. Hati yang hancur akhirnya kurasakan, dan itu tak bisa dihindari.” – Lykke Li

56. “Orang-orang terus mengatakan kepadaku bahwa hidup terus berjalan, tetapi bagiku, itu adalah bagian yang paling menyedihkan.”

57. “Seseorang menangis bukan karena mereka lemah. Tapi, mereka menangis karena telah berusaha kuat untuk waktu yang lama.” – Johnny Depp.

58. “Jika kau pikir kepergianmu membuatku lebih baik, engkau sangat salah. Karena aku hanya bersembunyi di balik kata bijak, agar kau percaya aku terlihat tegar,” anonim.

59. “Aku selalu menunggu pesanmu, tapi kau tidak pernah mengirimiku pesan.”

60. “Hal paling menyakitkan adalah kehilangan diri sendiri dalam proses terlalu mencintai seseorang, dan lupa bahwa kamu juga spesial.” – Ernest Hemingway.

61. “Bersyukur meski hanya melihatmu dalam mimpi, karena ketika terbangun, bayanganmu akan kembali sirna,” anonim.

62. “Jangan pernah memberi tahu alasan kesedihanmu kepada orang lain, mereka tidak akan mengerti.”

63. “Hanya senyummu yang merambat dalam ingatan, menjeratku dengan kenangan yang terjadi berulang-ulang.” – anonim.

64. “Ingin ku ketuk pintu hatimu, apalah daya ternyata ada orang lain yang sudah singgah dan membuatmu penuh bahagia,” anonim.

65. “Perasaanmu valid. Kamu berhak merasakan apa pun yang kamu rasakan. Kamu tidak melebih-lebihkan. Kamu tidak terlalu sensitif. Kamu tidak sedang dramatis. Kamu terluka, dan tidak apa-apa.”

66. “Bodohnya aku terlena dalam untaian kata indah darimu, hingga akhirnya aku tenggelam dengan kenanganmu.” – anonim.

67. “Mungkin jika hati ini ikhlas untuk menerimanya, maka kepergianmu tak akan menjadi derita,” anonim.

107 Kata-Kata Sedih Menyentuh Luapan Makna Hati

(foto: pexel/pham khoai)

68. “Aku benci hari-hari di mana kamu tidak tahu mengapa, tetapi kamu hanya merasa sedih.”

69. “Ketika satu pintu menutup, maka pintu lain terbuka; tetapi kita begitu sering melihat begitu lama dan sangat menyesal pada pintu yang tertutup sehingga kita tidak melihat pintu yang terbuka untuk kita.” – Alexander Graham Bell.

70. “Apalah daya ini yang hanya bisa mengikhlaskan kepergianmu, ketika seseorang telah ada untuk menjagamu,” anonim.

71. “Sejuta kata tidak akan membawamu kembali, aku tahu karena aku mencoba, begitu pula sejuta air mata, aku tahu karena aku menangis.”

72. “Aku pernah berharap untuk menghilang saja dari dunia ini. Dunia terlihat begitu gelap dan aku menangis sepanjang malam. Apakah aku akan merasa lebih baik jika aku menghilang?” – anonim.

73. “Aku bukanlah orang yang mampu merubah racun menjadi madu, karena tak bisa ku ubah cinta kita yang jauh dari kata restu,” anonim.

74. “Aku benci bahwa aku masih berharap.”

75. “Kesedihan adalah harga yang kita bayarkan dari sebuah cinta.” – Ratu Elizabeth.

76. “Kau mungkin sudah menghancurkan hati ini hingga tak tersisa, namun aku akan tetap berjuang dengan sisa kepingan yang ada,” anonim.

77. “Tampaknya bagiku, ketika aku tidak berada di sana, orang-orang tidak akan merindukan aku.”

78. “Akan ku jaga pelabuhan hati ini saat kau masih berlayar menjelajahi petualangan cinta yang baru.” – anonim.

79. “Kau meninggalkan diri ini dengan perahu usang di tengah-tengah lautan harapan, padahal dulu kita merakit cinta dan belajar mengarunginya secara bersama,” anonim.

80. “Kamu tidak dapat menyembunyikan perasaanmu karena itu dapat dilihat dengan jelas oleh matmu.”

81. “Daripada menangis dan mendambakan mereka yang meninggalkan jalan kita selama saat-saat gelap dalam hidup kita, mari luangkan waktu untuk berterima kasih kepada mereka yang berdiri dan membantu kita melewati jalan gelap itu.” – Nehali Lalwani.

82. “Kala fajar menjemput pulang, maka ku berikan malam yang bisa untuk kau kenang,” anonim.

83. “Ketika kamu tidak membutuhkannya, semua orang akan datang, tetapi ketika kamu membutuhkannya, tidak ada yang datang.”

84. “Jangan menangis karena sudah berakhir, tersenyumlah karena itu sudah terjadi.” – Dr. Seuss.

85. “ Tahukah kamu rasa sakit apa yang susah hilang? Yakni saat kau bilang putus namun hati masih sayang,” anonim.

86. “Kamu bisa menghapus air mata seseorang, tapi tidak dengan ingatannya.”

87. “Dia mengajariku bagaimana caranya mencintai, tapi bukan bagaimana berhenti.” – anonim.

88. “Rindu itu menyesakkan dada, menyayat hati, dan membungkus rasa sakit ini seperti labirin tanpa jalan keluar,” anonim.

89. “Diam adalah jeritan yang paling kuat.”

90. “Kamu tidak bisa membeli cinta, tetapi kamu bisa membayar mahal untuk itu.” – Henny Youngman.

91. “Menyakitkan itu ketika kau dan dia saling mencintai, namun hanya sebatas teman,” anonim.

92. “Air mata adalah kata-kata yang tidak bisa dijelaskan.”

93. “Biarkan aku menyimpan bagian terakhir hatiku sebelum kau merobek semuanya.” – Lykke Li.

94. “Aku melangkahkan kaki bersama dengan harapan. Dan aku menunggu dalam sepi, meski ditemani ketidakpastian,” anonim.

95. “Aku merasa sedih… tapi, aku tidak tahu kenapa.”

96. “Tidak ada yang lebih buruk daripada ketika seseorang yang seharusnya mencintaimu, pergi begitu saja.” – Ava Dellaira.

97. “Aku tak peduli dengan cahaya yang perlahan pergi, namun aku hanya takut jika esok menjadi sepi,” anonim.

98. “Terkadang aku berharap kamu berada di tempatku, hanya untuk mengetahui bagaimana perasaanku.”

99. “Kamu bertemu semua orang dua kali dalam hidup ini, saat mereka datang dan saat mereka pergi.” – CC Aurel.

100. “Mungkin aku terlalu lama memburu waktu, hingga berharap waktu juga mampu membunuh rasa untukku,” anonim.

101. “Selama ini cinta tidak mengenal kedalamannya sendiri sampai saat perpisahan.” – Kahlil Gibran.

102. “Aku hanyalah daun yang jatuh dengan terpaksa, karena terlepas dari ranting yang lama menjadi sandaran,” anonim.

103. “Menyedihkan mengetahui bahwa saya sudah selesai. Tapi, melihat ke belakang, saya punya banyak kenangan indah.” – Bonnie Blair.

104. “Kau bagaikan mimpi, kenanganmu terus merajut sepanjang tidur malam ini,” anonim.

105. “Sungguh menyakitkan melihat orang yang sangat kamu cintai, mencintai orang lain. Tapi, lebih menyakitkan ketika kamu mengetahui bahwa kamu hanyalah jembatan mereka untuk menyeberang ke orang yang mereka cintai.” – anonim.

106. “Mungkin sekarang hanya hujan yang datang ke rumah ini, namun kelak ku berharap engkau yang akan mengobati rasa sakit hati ini,”

107. “Bukan hal mudah untuk melepaskan atau mempertahankan apa yang semula baik tiba-tiba berubah drastis menjadi amat buruk.” – anonim.

Baca juga: 101 Kata-Kata Sindiran Pedas Buat Mantan Munafik

Perasaan sedih memang selalu menghampiri diri secara tiba-tiba. Namun bukan berarti harus terus terpuruk dalam menghadapinya. Luapkan dalam bentuk kata-kata agar hati semakin lega.