20 Kata Bijak Bung Hatta yang Membuat Semangat Hidup

Sosok Bung Hatta lahir di Bukittinggi, 12 Agustus 1902. Pria bernama Dr. H. Mohammad Hatta ini merupakan pejuang kemerdekaan Indonesia yang sering disamakan dengan Soekarno. Selain sebagai pejuang kemerdekaan, Hatta juga dikenal sebagai organisator, pelopor koperasi dan aktivis partai politik.

Bung Hatta memulai karir politiknya ketika terpilih sebagai bendahara Jong Sumartanen Bond di Padang pada tahun 1916. Pengetahuan politiknya juga bertambah setelah mengikuti berbagai pertemuan dan kuliah. Sampai tahun 1921, Bung Hatta menetap di Rotterdam, Belanda. Ia bergabung dengan sekelompok mahasiswa Indonesia.

Organisasi mahasiswa tersebut kemudian berubah menjadi gerakan kemerdekaan yang kita kenal sebagai Persatuan Indonesia.

Bung Hatta pernah menjadi ketua pada tahun 1925. Ia juga sempat berpidato terkenal dengan judul “Struktur Ekonomi Dunia dan Konflik Kekuasaan”.

Kegiatan politik Hatta telah membuatnya ditangkap oleh Belanda. Namun akhirnya Hatta dibebaskan dan kembali ke Indonesia.

Semangat perjuangannya tidak padam karena ia kembali membangkitkan politik rakyat Indonesia dengan mengadakan pelatihan.

Ketika Soekarno diasingkan ke Flores pada tahun 1933, Hatta termasuk yang menentang keras langkah Belanda. Tindakannya justru membuat Hatta diasingkan ke Papua.

Selama di pengasingan, Hatta aktif menulis dan mengajar kepada orang-orang di sekitarnya. Setelah delapan tahun diasingkan, Hatta kembali ke Sukabumi pada tahun 1942.

Sebulan kemudian pemerintah Belanda menyerah kepada Jepang. Saat itulah dia kembali ke Jakarta. Akhirnya, pada Agustus 1945, Hatta masuk panitia persiapan kemerdekaan.

Saat itu, Soekarno diangkat sebagai ketua dan Hatta menjadi wakilnya. Ia juga membantu merumuskan teks proklamasi yang dibacakan pada 17 Agustus 1945.

Hal inilah yang menjadikan Bung Hatta sebagai Wakil Presiden pertama Indonesia. Kedekatannya dengan Soekarno membuat Bung Hatta juga menjadi tokoh penting. Selain itu, ia juga sering memberikan kata-kata bijak kepada rakyatnya.

Kumpulan kata kata bijak dari bung hatta ini juga masih berlaku sampai sekarang. Kata tersebut akan memberikan semangat tersendiri bagi manusia untuk dapat melihat kehidupan dengan lebih baik.

Berikut sederet kata bijak dari Bung Hatta agar hidup lebih hidup.

Baca juga: 15 Kritik Fadli Zon yang Viral dan Terkenal

1. “Pejuang yang setia berkorban, bukan untuk membuat namanya dikenal, tetapi hanya untuk mempertahankan ambisinya.”

2. “Anak muda boleh pandai beretorika, tetapi mereka juga harus sadar untuk mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyat yang mereka cita-citakan.”

3. “Saya rela masuk penjara selama saya dengan buku, karena dengan buku saya bebas.”

4. “Apa pun yang membuatmu takut, hadapi dengan berani.”

5. “Apa yang dilakukan orang setelah mendengar khotbah jauh lebih penting daripada apa yang mereka katakan tentangnya.”

6. “Kita masih berjuang untuk menjadi tuan rumah di negara kita sendiri, tanyakan pada diri sendiri,” apa yang sudah saya berikan untuk bangsa ini? “

7. “Banyak yang mengubah arah mata pencaharian, diistimewakan di koloni di mana roh terlalu tertekan, tetapi pemimpin suci selalu terjauh dari godaan iblis.”

8. “Ini siang karena ayam berkokok, tetapi ayam berkokok karena tengah hari. Begitu pula dengan gerakan rakyat. Gerakan rakyat muncul bukan karena pemimpin bersuara, tetapi pemimpin berbicara karena ada gerakan.”

9. “Biarkan pengalaman masa lalu kita menjadi pilar pedoman, dan bukan pilar yang mengikat kita.”

10. Selama dengan buku, Anda bisa memenjarakan saya di mana saja, karena dengan buku, saya merasa bebas.”

Baca juga: 50 Kata Bijak Buya Hamka yang Menyejukkan & Menenangkan Hati

(Foto: freepik / eberhardgross)

11. “Kurangnya kecerdasan dapat ditingkatkan dengan belajar, kekurangan berbicara dapat dihilangkan dengan pengalaman. Tapi ketidakjujuran sulit diperbaiki. ”

12. “Kematian adalah yang terakhir dalam waktu tetapi juga awal dari kekalahan.”

13. “Filsafat memperluas pandangan dan mempertajam pikiran, serta berguna untuk menjelaskan pikiran dan tekad hati.”

14. “Biarlah pengalaman masa lalu kita menjadi pilar pedoman, dan bukan pilar yang mengikat kita.”

15. “Tidak ada pusaka yang lebih berharga dari kejujuran.”

16. “Para hamba Allah, penghuni surga, harus menggunakan bahasa yang lembut dan sopan.”

17. “Kurangnya kecerdasan dapat ditingkatkan dengan belajar, kekurangan berbicara dapat dihilangkan dengan pengalaman. Tapi ketidakjujuran sulit diperbaiki. ”

18. “Kematian adalah yang terakhir dalam waktu tetapi juga awal dari kekalahan.”

19. “Memang benar pepatah Jerman: ‘Der Mensch ist, war es iszt’, berarti: ‘sikap seorang pria sepadan dengan cara dia diberi makan’.”

20. “Kita dapat mengukur keberadaan kita terhadap Tuhan dengan kepekaan kita terhadap penderitaan dan kesusahan orang lain.”

Jika percaya dengan sebuah kutipan, maka kita bisa mendapatkan nilai dan pelajaran penting. Dengan kata-kata bijak dari Bung Hatta ini, kita dapat memahami pentingnya kehidupan.